|
|
Karir dan keluarga....hhmmm, kadang memang selalu menjadi dilema. Untuk seorang ayah mencari nafkah memang harus, apalagi kebutuhan hidup terus melonjak. Tapi disisi anak, kehadiran seorang ayah merupakan bayangan dirinya. Ayah merupakan seorang figur yang menjadi kebanggaannya. Ini dibuktikan banyaknya anak-anak (apalagi anak laki-laki), mereka cenderung memilih bermain bersama ayahnya (main komputer, main bola, dll) dibandingkan dengan ibunya. Tetapi ketika ayahnya harus bekerja dari pagi sampai malam, otomatis waktu bermain untuk anak tersebut berkurang bahkan tidak sama sekali (kecuali hari libur). Bahkan untuk seorang editor artikel, penyunting pengelola jurnal seperti saya, kadang pekerjaan tidak ada habisnya apalagi menjelang deadline penerbitan.
Tak jarang anak yang menunggu ayahnya pulang kerja dan berharap ayahnya akan bermain bersamanya, minimal misalnya dia akan menunjukkan kepada sang ayahnya dengan bangga bahwa dia telah membuat suatu karya tempel menempel, mewarnai menggambar, dll yang sebelumnya tidak bisa dia kerjakan. Tapi ketika sang ayah pulang bukan pujian yang dia terima tetapi malah bentakan yang dia terimanya..."ayah capek, sakit kepala, dll". ..bagaimana psikis sang anak?...
Hal-hal tersebut yang sering gw alamin, kadang memang merasa berdosa banget sama nabhan, my first boy...begitu gw pulang ke rumah, sepertinya pengen langsung cepet-cepet rebahan dikasur meluruskan pinggang kaki dan lengan...maklum kota Jakarta perjalanan paling cepat 1 jam...macetnya gilee ajee....Apalagi sekarang sinabhan sudah sering protes..ditambah lagi dia sudah jadi kakak....waktu untukmu dari ayah dan bunda menjadi semakin berkurang sayang.........nggak apa-apa ya....cuman sebentar aja kok, nanti jika semua sudah oke-oke semua kita bermain bersama lagi ya..
Di dunia yang semakin cepat ini memang banyak yang mesti dikorbankan antara karir dan keluarga, dua hal tersebut memang selalu tarik menarik dan selalu merebut hati kita dan kenyataannya memang susah untuk di bagi. Keluargalah yang jelas paling sering kita korbankan waktunya....Maafkan ayah ya nak......
Categories: None